Ads 468x60px

Minggu, 09 Juni 2013

Uji Linieritas


Uji linieritas dilakukan dilakukan dengan mencari persamaan garis regresi variabel bebas x terhadap variabel terikat y. Berdasarkan garis regresi yang telah dibuat, selanjutnya diuji keberartian koefisien garis regresi serta linieritasnya. Uji linieritas antara variabel bebas X dengan variabel terikat Y memanfaatkan SPSS dilakukan melalui langkah-langkah sebagai berikut.
a. Entry Data
Data dimasukkan ke lembar kerja SPSS dengan menggunakan nama variabel x dan y.
b. Analisis
Analisis dilakukan dengan mekanisme pemilihan menu sebagai berikut.
Analyze
Compare Mean
Means
Sehingga menu SPSS akan tampak seperti bagan berikut.

Selanjutnya akan tampak kotak dialog Uji Linieritas seperti gambar di bawah ini.
 Lakukan proses berikut.:
·         Pindahkan y ke variabel dependent
·         Pindahkan x ke variabel independent
·         Pilih kotak option dan pilih Test of Linierity, seperti tampak pada gambar di bawah ini
·         Continue
·         OK
Interpretasi Hasil
Bila data yang telah diuji secara manual diuji lagi dengan SPSS, maka akan tampak hasilnya seperti pada bagan berikut ini. (Tidak semua hasil ditampilkan).
ANOVA Table



Sum of Squares
df
Mean Square
F
Sig
Y*X
Beatween Groups
(Combined)
9447,042
24
393,627
3,350
,009

Linearity
7308,885
1
7308,885
62,209
,000

Deviation from Linearity
2138,157
23
92,963
,791
,702
Within Groups

1762,333
15
117,489


Total

11209,375
39




Hasil analisis menunjukkan bahwa harga F sebesar 0,791 dengan signifikansi 0,702.
Interpretasi hasil analisis dilakukan dengan:
- Susun hipotesis:
H0: Model regresi linier
H1: Model regresi tidak linier
- menetapkan taraf signifikansi (misalnya a=,05)
- membandingkan signifikansi yang ditetapkan dengan signifikansi yang diperoleh dari analsisis (Sig.)
Bila a < Sig., maka H0 diterima, berarti regresi linier
Bila a >= Sig., maka H1diterima, berarti regresi tidak linier
Ternyata hasil analisis menunjukkan bahwa sig.(0,791) > a (0,05), berarti model regresi linier.

Tidak ada komentar: